PENERAPAN E-GOVERNMENT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELAYANAN APLIKASI LANTINGKUU BATOLA DI KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Haiqal, Rif’at Dwiki and Asri, Budding, S.Sos., M.Si (2026) PENERAPAN E-GOVERNMENT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELAYANAN APLIKASI LANTINGKUU BATOLA DI KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

[img] Text
33.0789_RIF'AT DWIKI HAIQAL_PENERAPAN E-GOVERNMENT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELAYANAN APLIKASI LANTINGKUU BATOLA DI KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN .pdf

Download (432kB)

Abstract

Permasalahan: Penerapan e-government melalui pelayanan aplikasi Lantingkuu Batola, menjadi instrumen penting dalam upaya pencegahan stunting berbasis digital. Namun data menunjukkan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala justru meningkat dari 15,9%, menjadi 16,5% pada tahun 2024 meskipun aplikasi Lantingkuu Batola telah beroperasi sejak November 2023. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan digitalisasi layanan kesehatan dengan capaian nyata di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan mengapa penerapan e-government melalui aplikasi Lantingkuu Batola belum optimal dan upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengatasinya. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis menggunakan teori Elemen Sukses Penerapan E-Government dari Harvard JFK School dalam karya Indrajit (2016) yang mencakup tiga dimensi yaitu support, capacity, dan value. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan belum tersedianya regulasi khusus berkaitan aplikasi Lantingkuu Batola, akibatnya keterbatasan anggaran yang fluktuatif, kesenjangan infrastruktur jaringan, dan beban pelaporan ganda menjadi faktor penghambat utama kinerja para kader posyandu pengguna aplikasi. Kesimpulan: Penerapan e-government melalui aplikasi Lantingkuu Batola belum optimal akibat ketiadaan regulasi khusus, anggaran fluktuatif, dan beban pelaporan ganda. Berbagai upaya strategis pemerintah melalui regulasi dan penguatan SDM masih tahap awal sehingga belum berdampak signifikan. Kata kunci: E-Government, Lantingkuu Batola, Pelayanan Publik, Stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Fakaultas Manajemen Pemerintahan
Date Deposited: 25 Jun 2026 14:17
Last Modified: 25 Jun 2026 14:17
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26879

Actions (login required)

View Item View Item