IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT MELALUI LAYANAN SAMAGOV (SAMARINDA GOVERNMENT) DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Kartika, Natasya Amalia and Kurniawati, Layla (2026) IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT MELALUI LAYANAN SAMAGOV (SAMARINDA GOVERNMENT) DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

[img] Text
33.0817_NATASYA AMALIA KARTIKA_IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT MELALUI LAYANAN SAMAGOV (SAMARINDA GOVERNMENT) DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR.pdf

Download (294kB)

Abstract

Permasalahan: Penelitian ini berfokus pada permasalahan fitur Kecamatan Digital pada aplikasi Samagov di Kota Samarinda hanya mengaktifkan dua dari seluruh layanan yang direncanakan, sehingga 4 kecamatan dan 21 dari 59 kelurahan tidak dapat mengoperasikan pelayanan administrasi digital selama kurang lebih satu tahun akibat kebijakan renovasi gedung sebagai syarat aktivasi, ketiadaan SOP digital tertulis, serta belum optimalnya koordinasi lintas OPD.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-Government melalui layanan Samagov di Kota Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dimensi support menunjukkan political will yang kuat melalui regulasi berjenjang (Perpres No.95/2018 dan Perwali No.42/2023) dan alokasi anggaran lintas OPD, namun terkendala ketiadaan SOP digital resmi dan cakupan sosialisasi yang terbatas. Dimensi capacity menunjukkan SDM dan infrastruktur yang memadai, namun pemangkasan anggaran menunda pengadaan perangkat. Dimensi value menghadirkan nilai nyata berupa efisiensi melalui tanda tangan digital real-time, efektivitas melalui pengarsipan digital, dan transparansi melalui fitur pelacakan status permohonan. Kesimpulan: Terdapat empat faktor penghambat: kebijakan renovasi gedung yang menunda aktivasi digital di 4 kecamatan dan 21 kelurahan; sosialisasi yang belum menyeluruh; ketiadaan SOP digital tertulis; serta keterbatasan fitur aktif yang menyebabkan Samagov belum berfungsi sebagai platform terintegrasi. Kata kunci: Digital; E-Government; Pelayanan Publik; Samagov; SPBE

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Fakaultas Manajemen Pemerintahan
Date Deposited: 25 Jun 2026 13:42
Last Modified: 25 Jun 2026 13:42
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26869

Actions (login required)

View Item View Item