Pandega, Laksmana Rajwa and Kawuryan, Megandaru W. (2026) DESKRIPSI INTERAKSI MEDIA SOSIAL PADA INSTAGRAM REELS DAN TIKTOK @TANGERANGTV DALAM PENYEBARAN INFORMASI DISKOMINFO KOTA TANGERANG. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
|
Text
33.0597_LAKSMANA RAJWA PANDEGA_DESKRIPSI INTERKASI MEDIA SOSIAL PADA INSTAGRAM REELS DAN TIKTOK @TANGERANGTV DALAM PENYEBARAN INFORMASI DISKOMINFO KOTA TANGERANG.pdf Download (309kB) |
Abstract
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/Research Gap): Pemanfaatan media sosial berbasis video pendek oleh pemerintah daerah meningkat, namun interaksi dua arah antara akun pemerintah dengan masyarakat masih kurang optimal. Akun resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, @tangerangtv, menunjukkan tingkat keterlibatan (engagement) tinggi namun responsivitas admin rendah dan tidak konsisten, sehingga memicu interaksi horizontal antar sesama warga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan interaksi media sosial yang terbentuk pada konten Instagram Reels dan TikTok @tangerangtv dalam penyebaran informasi Diskominfo Kota Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori The Strength of Weak Ties dari Granovetter (1973). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan (kepala bidang, admin, dan masyarakat), observasi kolom komentar, dan dokumentasi. Analisis data dibantu perangkat lunak NVivo 12. Hasil/Temuan: Penelitian menemukan bahwa interaksi didominasi oleh ikatan lemah (weak ties). Seluruh informan masyarakat tidak memiliki hubungan personal dengan admin, intensitas komentar rendah, namun kepercayaan tinggi karena status akun resmi pemerintah. Interaksi horizontal (saling membantu menjawab) menjadi mekanisme alternatif. Data insight menunjukkan akun Instagram @tangerangtv meraih 652.553 tayangan dan 17.900 interaksi, sementara TikTok mencapai 265.000 tayangan, 145 komentar, dan 1.021 bagikan dalam periode 30 hari. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa ikatan lemah efektif untuk distribusi informasi publik meskipun responsivitas admin terbatas. Disarankan Diskominfo meningkatkan responsivitas admin, mengoptimalkan fitur interaktif seperti polling dan sesi live, serta memperkuat kolaborasi dengan komunitas lokal dan influencer. Kata kunci: Interaksi media sosial; Instagram reels; TikTok; Weak Ties; Diskominfo Kota Tangerang; penyebaran informasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 13:32 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 13:32 |
| URI: | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26866 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


