Abdilah, Muhammad Kharis and Ikhbaluddin, Ikhbaluddin (2026) STRATEGI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DALAM MENGURANGI KESENJANGAN DIGITAL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
|
Text
33.0503_Muhammad Kharis Abdilah_Strategi Dinas Komunikasi dan Informatika Dalam Mengatasi Kesenjangan Digital di Kabupaten Gunungkidul.pdf Download (399kB) |
Abstract
Permasalahan: Kesenjangan digital di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan disparitas spasial dan demografis yang signifikan, ditandai oleh ketidakseimbangan mendasar antara perluasan infrastruktur telekomunikasi fisik dan kapasitas pemberdayaan masyarakat di wilayah perdesaan. Meskipun terdapat berbagai intervensi infrastruktur, zona topografis tertentu masih terisolasi dari konektivitas yang stabil, sehingga menciptakan jurang akses informasi yang sangat dalam dan memperburuk ketimpangan sosial-ekonomi yang ada. Tujuan: Menganalisis strategi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul dalam mengurangi kesenjangan digital. Metode: Penelitian kualitatif ini menerapkan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam bersama aparatur dinas, teknisi lapangan, dan masyarakat lokal, serta dilengkapi dengan observasi non-partisipan dan dokumentasi institusional. Analisis data menggunakan pendekatan tematik interaktif berbantuan perangkat lunak NVivo, yang diintegrasikan dengan kerangka prioritas analisis SWOT dan Tes Litmus berdasarkan dimensi teoretis kesenjangan digital. Hasil/Temuan: Dinas telah menerapkan intervensi strategis pada empat dimensi utama, yaitu akses motivasi, akses material, akses keterampilan, dan akses pemanfaatan. Akan tetapi, pelaksanaannya masih belum merata akibat hambatan geografis yang persisten dan kompetensi masyarakat yang heterogen. Dimensi material sangat dibatasi oleh topografi karst, sementara dimensi keterampilan dibatasi oleh kesenjangan antargenerasi dalam literasi digital. Penilaian prioritas mengidentifikasi pengembangan sistem informasi publik yang aman, adaptif, dan responsif sebagai prioritas paling kritis, bersisian dengan optimalisasi pemerataan infrastruktur berdasarkan zona perdesaan prioritas. Kesimpulan: Strategi untuk mengurangi kesenjangan digital membutuhkan pergeseran paradigma yang mendasar menuju integrasi sistem informasi publik yang adaptif dan layanan digital hibrida yang inklusif agar secara efektif dapat menjangkau wilayah dengan hambatan akses yang sangat tinggi. Kata Kunci: Analisis SWOT, Kesenjangan Digital, Literasi Digital, Pemerintah Daerah, Perencanaan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 13:27 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 13:27 |
| URI: | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26864 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


