TRANSFORMASI PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL DI KABUPATEN GIANYAR

Pemayun, Anak Agung Gde Putra and Karno, Karno (2026) TRANSFORMASI PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL DI KABUPATEN GIANYAR. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

[img] Text
33.0610_ANAK AGUNG_TRANFORMASI PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL DI KABUPATEN GIANYAR.pdf

Download (444kB)

Abstract

Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/Research Gap): Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dan partisipasi masyarakat. Meskipun demikian, partisipasi masyarakat melalui media sosial pemerintah di Kabupaten Gianyar masih belum optimal. Berbagai kesenjangan masih ditemukan pada aspek akses teknologi, kemampuan literasi digital, intensitas penggunaan media sosial, serta kualitas keterlibatan masyarakat dalam merespons informasi dan kebijakan pemerintah. Selain itu, penelitian terdahulu lebih banyak berfokus pada aspek teknis transformasi digital dan belum secara khusus mengkaji partisipasi digital masyarakat dalam konteks sosial budaya Kabupaten Gianyar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi partisipasi masyarakat melalui media sosial di Kabupaten Gianyar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan Teori Partisipasi Digital Jan van Dijk yang meliputi dimensi akses (access), keterampilan (skills), penggunaan (usage), dan hasil (outcome). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan analisis data menggunakan perangkat lunak NVivo. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi partisipasi masyarakat melalui media sosial telah berlangsung dan memberikan dampak positif terhadap keterbukaan informasi publik serta kemudahan akses komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dimensi outcome menjadi aspek yang paling dominan melalui peningkatan transparansi informasi, akses layanan publik, dan komunikasi yang lebih terbuka. Namun demikian, partisipasi masyarakat masih cenderung pasif pada dimensi penggunaan. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan akses internet, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Sementara itu, dukungan kelembagaan pemerintah daerah menjadi faktor pendukung penting dalam pengembangan partisipasi digital. Kesimpulan: Transformasi partisipasi masyarakat melalui media sosial di Kabupaten Gianyar telah berlangsung dengan baik dan menunjukkan arah positif menuju tata kelola pemerintahan digital. Namun, peningkatan akses digital, literasi masyarakat, kualitas infrastruktur teknologi, dan mekanisme partisipasi yang lebih interaktif masih diperlukan untuk mewujudkan partisipasi publik yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kabupaten Gianyar; Literasi Digital; Media Sosial Pemerintah; Partisipasi Digital; Transparansi Pemerintahan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Fakaultas Manajemen Pemerintahan
Date Deposited: 20 Jun 2026 08:07
Last Modified: 20 Jun 2026 08:07
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26474

Actions (login required)

View Item View Item