PEMBERDAYAAN PETANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG PROVINSI SULAWESI SELATAN

Juweria, Nur Esmi (2022) PEMBERDAYAAN PETANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG PROVINSI SULAWESI SELATAN. Diploma thesis, INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI.

[img]
Preview
Text
NUR ESMI JUWERIA_C3_PEPM_PEMBERDAYAAN PETANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG PROVINSI SULAWESI SELATAN.pdf

Download (509kB) | Preview

Abstract

Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masyarakat di Kabupaten Soppeng mayoritas merupakan petani dan salah satunya petani tembakau. Kabupaten Soppeng khususnya di Kecamatan Lilirilau dikenal sebagai salah satu daerah produksi tembakau di Sulawesi Selatan yang memiliki ciri khas sendiri dan pernah berjaya sepuluh tahun silam. Kejayaan tembakau di 2 Kabupaten Soppeng berakhir dari tahun ke tahun karena kurang optimalnya pemberdayaan yang diberikan oleh pemerintah, jenis tembakau soppeng sekarang kurang diminati pasar luar dan adanya persaingan dengan komoditi lain seperti kakao mengakibatkan para petani mulai berpindah untuk bertani kakao ketimbang tembakau sehingga lahan tembakau menipis dan mengakibatkan turunnya produksi tembakau yang dihasilkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana pemberdayaan petani tembakau yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pemerintah Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Metode: Metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif melalui pendekatan induktif. Data-data yang telah terkumpul dianalisis mulai dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh mengacu pada Teori pemberdayaan Mardikanto dan Soebiato. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberdayaan Petani tembakau di Kabupaten Soppeng khususnya di Kecamatan Lilirilau sudah berjalan dan telah memenuhi keempat dimensi dari teori Mardikanto dan Soebiato dan, hanya saja belum optimal karena adanya beberapa faktor penghambat yaitu persaingan dengan komoditi lain seperti kakao, sarana dan prasarana yang belum memadai, pemasaran hasil produksi, faktor kultural dan keterbatasan kemampuan sumber daya manusia. Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani, Tembakau

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Faculty of Politics and Government > Community Economic and Rural Development
Depositing User: Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat FPP
Date Deposited: 14 Jun 2022 06:38
Last Modified: 14 Jun 2022 06:38
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/8948

Actions (login required)

View Item View Item