IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) JENJANG SMA NEGERI TAHUN AJARAN 2021/2022 DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG (Studi di Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali)

Novika, Destya (2022) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) JENJANG SMA NEGERI TAHUN AJARAN 2021/2022 DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG (Studi di Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali). Diploma thesis, INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN SKRIPSI DESTYA NOVIKA (2).pdf

Download (254kB) | Preview

Abstract

Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan terkait calon siswa hanya dapat menentukan 1 (satu) jalur pendaftaran, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait kebijakan sistem zonasi ini, sehingga dapat menyebabkan terganggunya pelaksanaan kebijakan sistem zonasi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA Negeri di Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta dengan faktor penghambat dan pendukung, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dengan perspektif teori implementasi kebijakan menurut Van Metter dan Van Horn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam melakukan pengumpulan data kualitatif, penulis melakukan wawancara secara mendalam terhadap 20 orang informan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu keterlambatan pengesahan juknis terkait kebijakan sistem zonasi menyebabkan kurang efektifnya sosialisasi yang diberikan serta adanya pemalsuan dokumen Kartu Indonesia Pintar (KIP) oleh calon peserta didik SMA Negeri 1 Sungailiat sebanyakn 32 KIP, hal tersebut didasari dengan tidak adanya aturan yang mengikat tentang sanksi apabila melanggar. Kesimpulan: Implementasi kebijakan sistem zonasi ini sudah baik, namun belum optimal. Faktor penghambat kebijakan ini antara lain adalah keterlambatan pengesahan juknis, tingkat akurasi aplikasi pengukur jarak, adanya gesekan kepentingan, belum adanya aturan hukum yang mengikat, masyarakat belum mengerti dengan sistem online yang digunakan. Faktor pendukung kebijakan ini adalah adanya dana yang tersedia, koordinasi yang baik secara vertical maupun horizontal dan pemahaman aparatur pelaksana yang baik terkait dengan kebijakan sistem zonasi. Upaya yang dilakukan antara lain melakukan monitoring evaluasi terhadap juknis dan rumah calon siswa, memberikan kursi tambahan bagi siswa berprestasi, memberikan sanksi tegas, memberikan edukasi dan sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat setempat. Kata Kunci: implementasi kebijakan, PPDB, sistem zonasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Politics and Government > Public Policy Studies
Depositing User: Kebijakan Publik FPP
Date Deposited: 21 Jun 2022 07:48
Last Modified: 21 Jun 2022 07:48
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/9783

Actions (login required)

View Item View Item