PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKOWISATA SUBAK SEMBUNG DI DESA ADAT PEGUYANGAN KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR

Wiguna, I Kadek Arie Jaya (2022) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKOWISATA SUBAK SEMBUNG DI DESA ADAT PEGUYANGAN KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN SKRIPSI (I KADEK ARIE JAYA W_29.1213_PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKOWISATA SUBAK SEMBUNG DI DESA ADAT PEGUYANGAN KECAMATAN DENPASAR UTARA KOTA DENPASAR).pdf

Download (265kB) | Preview

Abstract

Permasalahan/LatarBelakang (GAP): Bali merupakan tujuan wisata utama bagi wisatawan domestik hingga mancanegara. Salah satu tujuan wisata dan warisan budaya Bali yaitu subak. Subak adalah organisasi kearifan lokal Bali terkait sistem irigasi perairan pertanian dengan cara tradisional yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Namun seiring waktu terdapat kendala yang dihadapi subak saat ini yaitu alih fungsi lahan. Terdapat suatu inovasi yang dapat mendukung pertanian sebagai mitra pariwisata sehingga dapat mengurangi alih fungsi lahan. Ekowisata adalah rangkaian aktivitas yang memanfaatkan potensi dari pertanian sebagai daya tarik wisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat, faktor-faktor penghambat, serta upaya-upaya dalam mengatasi faktor-faktor penghambat pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata subak sembung di Desa Adat Peguyangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif, menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto dan Soebiato. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata subak sembung di Desa Adat Peguyangan masih belum optimal. Hal ini didasarkan pada teori yang dimana ada indikator-indikatornya belum terpenuhi dan terdapat hambatan dalam proses pemberdayaannya. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata subak sembung di Desa Adat Peguyangan belum berjalan dengan optimal. Hal ini karena diantara 4 (empat) dimensi, dimensi bina usaha belum berjalan dengan baik karena komponen yang ditawarkan seperti atraksi, akses dan fasilitas masih terbatas padahal sangat potensial untuk dikembangkan. Promosi ekowisata masih terbatas dari sosialisasi mulut ke mulut, melalui guide, serta akun media sosial belum dikelola dengan baik. Sedangkan dimensi bina manusia, bina lingkungan dan bina kelembagaan sudah berjalan dengan cukup baik. Kata kunci: Pemberdayaan, Ekowisata, Subak Sembung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat FPP
Date Deposited: 15 Jun 2022 06:09
Last Modified: 15 Jun 2022 06:09
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/9009

Actions (login required)

View Item View Item