PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN BARUS KABUPATEN TAPANULI TENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA

Saragi, Yudha Pratama (2022) PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN BARUS KABUPATEN TAPANULI TENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA. Diploma thesis, Insitut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
YUDHA PRATAMA SARAGI_29.0179_PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH(BPBD) DALAM REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN BARUS KABUPATEN TAPANULI TENGAH PROVINSI SUMUT.pdf

Download (239kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah terjadinya setiap tahunnya yang diakibatkan curah hujan yang tinggi terutama pada musim penghujan. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran BPBD dalam Rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dan hambatan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana serta upaya yang dilakukan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana banjir. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskritif dan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori peran menurut P. Siagian dimana terdapat 5 (lima) antara lain stabilitator, inovator, modernisator, pelopor dan pelaksanaan sendiri. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan mengolah dan mempersiapkan data untuk di analisis, membaca seluruh data, memulai coding seluruh data, proses coding menyajikan kembali dalam narasi laporan kualitatif dan membuat interpretasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD belum maksimal disebabkan adanya indikator yang belum terpenuhi. Hal tersebut disebabkan adanya ditemukan hambatan dalam pelaksanan rehablitasi dan rekonstruksi pasca bencana antara lain sumber daya manusia minim kompetensi, sarana dan prasarana yang belum maksimal dan terbatasnya anggaran. Kesimpulan dan Saran: Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat yaitu dengan cara melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia mengajukan pemabaharuan sarana dan prasarana dan pelaksanaan rancangan anggaran memadai. Rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana sebaiknya yaitu agar diadakan DIKLAT atau BIMTEK pada pegawai dalam peanganan pasca bencana banjir, meningkatkan sarana dan prasarana pendukung dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi dan serta melakukan pengajuan dan pengusulan terkait anggaran yang masih kurang. Kata Kunci: Banjir, Peran Badan Penangulangan Bencana Daerah, Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Goverment Management > Safety Management and Public Security
Depositing User: Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik FPM
Date Deposited: 13 Jun 2022 06:51
Last Modified: 13 Jun 2022 06:51
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/8631

Actions (login required)

View Item View Item