PEMBERDAYAAN PETANI SALAK MELALUI AGROWISATA TERPADU OLEH DINAS PERTANIAN, PANGAN DAN PERIKANAN DI DESA SIBETAN KECAMATAN BEBANDEM KABUPATEN KARANGASEM PROVINSI BALI

Kurniawan, Komang Darma (2022) PEMBERDAYAAN PETANI SALAK MELALUI AGROWISATA TERPADU OLEH DINAS PERTANIAN, PANGAN DAN PERIKANAN DI DESA SIBETAN KECAMATAN BEBANDEM KABUPATEN KARANGASEM PROVINSI BALI. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
29.1227_KOMANG DARMA KURNIAWAN.pdf

Download (293kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salak merupakan salah satu potensi unggulan yang ada di Kabupaten Karangasem, khususnya di Desa Sibetan. Namun pada saat musim panen raya harga salak selalu anjlok sehingga perlu adanya pemberdayaan terpadu terkait budidaya, pengolahan hingga pemasaran. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan petani salak melalui agrowisata terpadu yang dilakukan oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, faktor penghabat dan pendukung serta upaya untuk mengatasi dan mengoptimalkannya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori pemberdayaan dari Totok Mardikanto meliputi empat dimensi yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan menunjukkan bahwa pemberdayaan petani salak melalui agrowisata terpadu oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem telah dilaksanakan namun belum berjalan dengan maksimal karena terdapat beberapa hambatan meliputi kendala dalam pemasaran, kurangnya kualitas sumber daya manusia serta kurangnya di bidang permodalan. Kesimpulan: Pemberdayaan petani salak telah dilakukan namun belum maksimal dan mengalami beberapa hambatan. Guna mengatasi hambatan yang dialami disarankan untuk mengoptimalkan pembinaan petani salak melalui peningkatan kualitas sumber daya aparatur Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem khususnya para penyuluh pertanian lapangan, berkolaborasi dengan pemerintah desa, memanfaatkan teknologi informasi, mengoptimalkan pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 dan memfasilitasi pembuatan ikon patung salak terbesar di Desa Sibetan. Kata kunci: Pemberdayaan; Petani Salak; Agrowisata

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Politics and Government > Community Economic and Rural Development
Depositing User: Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat FPP
Date Deposited: 06 Jun 2022 04:23
Last Modified: 06 Jun 2022 04:23
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/7553

Actions (login required)

View Item View Item