STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT

SAPUTRA, MUHAMMAD RIO (2022) STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN SKRIPSI RIO.pdf

Download (367kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT Problem/Background (GAP): The author focuses on the problem of the Emergency Response process for forest and land fires that is not yet optimal. This thesis is entitled "Strategy of Regional Disaster Management Agency in Emergency Response to Forest and Land Fires in Pontianak City, West Kalimantan Province". The purpose:of this study was to determine the strategy of the Pontianak City Regional Disaster Management Agency in Emergency Response to forest and land fires in Pontianak City, West Kalimantan Province. Method: used are primary data sources and secondary data with 6 informants. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. Results/Findings: what was carried out showed several dimensions in the form of organizational strategies prioritizing site assessment, extinguishing and rescue and recovery in forest and land fire emergency response strategies, program strategies to form programs involving several stakeholders and paying attention to three aspects, namely prevention, mitigation, and preparedness, resource strategy to conduct training and technical guidance in improving the capacity of the apparatus, institutional strategy to coordinate and use fire detectors for forest and land fires. Conclusion: there are two supporting factors, namely the first factor is the mobilization of human resources to unite to assist the government in the Emergency Response to forest and land fires, secondly through an information system using technological devices to determine fire-prone areas during the dry season and effective steps in extinguishing hotspots. There are two inhibiting factors, namely the first factor is very hot climatic conditions, making fires higher, making some land dry and making the extinguishing process more difficult. Human behavior clears land by burning forests and land. Keywords: Strategy, Emergency Response, Forest and Land Fires ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Penulis berfokus pada permasalahan proses Tanggap Darurat kebakaran hutan dan lahan yang belum optimal. Skripsi ini berjudul “Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat”. Tujuan: dari penelitian ini untuk mengetahui Strategi Badan Peananggulangan Bencana Daerah Kota Pontianak dalam Tanggap Darurat kebakaran Hutan dan lahan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.Metode: penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu mengambarkan masalah terkait peristiwa yang muncul di sekitaran peneliti, Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder dengan informan 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: yang dilakukan menunjukkan beberapa Dimensi berupa strategi organisasi mengedepankan pengkajian lokasi,pemadaman serta penyelamatan dan pemulihan dalam strategi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan, strategi program membentuk program dengan melibatkan beberapa stakeholder serta memperhatikan tiga aspek yaitu preventif, mitigasi, dan kesiapsiagaan, strategi sumber daya melakukan pelatihan dan bimtek dalam meningkatkan kemampuan aparatur, strategi kelembagaan melakukan koordinasi dan penggunan alat pendeteksi api kebakaran hutan dan lahan. Kesimpulan: faktor pendukung terdapat dua faktor yaitu faktor pertama penggalangan sumber daya manusia bersatu membantu pemerintah dalam Tanggap Darurat kebakaran Hutan dan lahan, kedua melalui sistem informasi menggunakan perangkat teknologi untuk menentukan daerah yang rawan kebakaran pada saat musim kemarau dan langkah langkah efektif dalam memadamkan titik api.Faktor penghambat terdapat dua faktor yaitu faktor pertama kondisi iklim sangat panas membuat kebakaran akan semakin tinggi membuat beberapa lahan kering dan membuat proses pemadaman semakin sulit. Perilaku manusia membuka lahan dengan membakar Hutan dan lahan. Kata Kunci : Strategi, Tanggap Darurat, Kebakaran Hutan dan Lahan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik FPM
Date Deposited: 31 May 2022 06:01
Last Modified: 31 May 2022 06:01
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/7042

Actions (login required)

View Item View Item