Ramadhan, Aji Bayu and fahlevvi, mohammad rezza (2026) ANALISIS RISIKO KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
|
Text
33.0657_Aji Bayu Ramadhan_Analisis Risiko Keamanan Teknologi Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Timor Tengah Selatan.pdf Download (188kB) |
Abstract
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/Research Gap): Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di pemerintah daerah belum selalu diikuti oleh penguatan manajemen risiko, kontrol keamanan, dan audit TIK yang seimbang. Pada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, domain layanan SPBE menunjukkan capaian lebih baik, tetapi domain manajemen dan aspek audit TIK masih rendah sehingga diperlukan evaluasi risiko dan mitigasi yang adaptif dengan kapasitas daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko keamanan teknologi informasi pada Diskominfo TTS, menentukan kontrol mitigasi yang relevan berdasarkan CIS Controls v8, serta menganalisis implikasi konseptualnya terhadap SDGs 16.6 dan 16.10. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur terhadap tiga informan, dan dokumentasi. Analisis risiko dilakukan menggunakan NIST SP 800-30 Rev. 1, kemudian hasilnya dipetakan ke CIS Controls v8 Implementation Group 1. Hasil/Temuan: Penelitian menemukan 11 peristiwa ancaman pada aset hardware, software, data, jaringan, dan brainware. Sebagian besar risiko berada pada kategori sedang, sedangkan risiko tinggi terdapat pada gangguan operasional akibat tidak tersedianya backup listrik dan kerusakan perangkat akibat tidak adanya pengendalian suhu ruang server. Pemetaan CIS Controls v8 menunjukkan sebagian safeguard telah diterapkan secara parsial pada konfigurasi, akun, akses, perlindungan data, dan log, tetapi gap utama masih terdapat pada inventarisasi aset, manajemen kerentanan, pemulihan data, dan pelatihan kesadaran keamanan. Kesimpulan: Keamanan teknologi informasi SPBE Diskominfo TTS perlu diperkuat melalui prioritas pada infrastruktur dasar, SOP, kontrol akses, pemulihan data, pemantauan kerentanan, dan peningkatan kapasitas SDM agar mendukung tata kelola digital yang andal, akuntabel, dan transparan. Kata kunci: CIS Controls v8; Keamanan Teknologi Informasi; NIST SP 800-30 Rev. 1; Penilaian Risiko; SPBE
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 13:39 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 13:39 |
| URI: | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26868 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


