EVALUASI TINGKAT PENERIMAAN APLIKASI SIBISA DI DISDUKCAPIL KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN EXTENDED TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

Parhusip, Reynaldo Joy Christian and Nainggolan, Ruth Roselin E. (2026) EVALUASI TINGKAT PENERIMAAN APLIKASI SIBISA DI DISDUKCAPIL KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN EXTENDED TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM). Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

[img] Text
33.0104_REYNALDO JOY CHRISTIAN PARHUSIP_EVALUASI TINGKAT PENERIMAAN APLIKASI SIBISA DI DISDUKCAPIL KOTA MEDAN MENGGUNAKAN EXTENDED TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) (1).pdf

Download (482kB)

Abstract

Permasalahan (GAP): Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan aksesibilitas layanan kepada masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan mengembangkan aplikasi SIBISA sebagai platform layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Meskipun jumlah pengguna aplikasi terus meningkat, masih terdapat berbagai kendala seperti perbedaan pengalaman pengguna, keterbatasan literasi digital, kendala teknis, serta aksesibilitas sistem yang menunjukkan bahwa tingkat penerimaan aplikasi perlu dievaluasi lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi SIBISA dengan menggunakan Extended Technology Acceptance Model (TAM) melalui pengujian pengaruh Experience, Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), dan Attitude Toward Use (ATU) terhadap Behavioral Intention (BI). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna aplikasi SIBISA dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Analisis meliputi uji asumsi klasik, uji signifikansi parsial (uji t), uji signifikansi simultan (uji F), dan analisis koefisien determinasi (R²). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Use, dan Experience secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention dalam menggunakan aplikasi SIBISA (Sig. < 0,001). Pengujian secara parsial juga menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention. Selain itu, model penelitian menunjukkan tingkat hubungan yang sedang (R = 0,513) serta mampu menjelaskan 23,2% variasi Behavioral Intention pengguna (Adjusted R² = 0,232). Kesimpulan: Tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi SIBISA dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, sikap terhadap penggunaan, dan pengalaman pengguna. Meskipun aplikasi SIBISA telah diterima dengan baik oleh masyarakat, peningkatan pada aspek pengalaman pengguna, dukungan literasi digital, dan kualitas layanan masih diperlukan untuk memperkuat penerimaan masyarakat serta mengoptimalkan penyelenggaraan layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Latar Belakang Kata kunci: Administrasi Kependudukan, Behavioral Intention, Extended Technology Acceptance Model (TAM), Pelayanan Publik Digital, Penerimaan Pengguna, SIBISA.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Fakaultas Manajemen Pemerintahan
Date Deposited: 20 Jun 2026 08:27
Last Modified: 20 Jun 2026 08:27
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26480

Actions (login required)

View Item View Item