Manthovani, Samantha Aura and GUNTORO, DEDHY (2026) OPTIMALISASI WEBSITE SIMAK BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG SMART GOVERNMENT DI KOTA PADANG PANJANG. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
|
Text
33.0154_Samantha Aura Manthovani_Optimalisasi Website SIMAK Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Smart Government di Kota Padang Panjang.pdf Download (452kB) |
Abstract
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/Research Gap): Pemerintah Kota Padang Panjang telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMAK) melalui website sejak tahun 2018, namun sejak beroperasi, optimalisasi pemanfaatan website ini oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) belum pernah dievaluasi secara komprehensif meskipun tingkat kelengkapan data ASN baru mencapai 57% dan masih terdapat kelalaian dalam pemutakhiran data. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi website SIMAK dalam mendukung tugas kepegawaian, mengidentifikasi faktor yang dihadapi ASN dalam menggunakan SIMAK, serta mengetahui upaya BKPSDM dalam mengoptimalkan pemanfaatan SIMAK. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 9 informan yang terdiri dari pengelola dan pengguna SIMAK, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus menggunakan model keberhasilan sistem informasi DeLone & McLean dan analisis tematik Braun & Clarke. Hasil/Temuan: Optimalisasi SIMAK belum sepenuhnya tercapai. Dukungan pengelola menjadi tema paling dominan (12 references) dengan rasio admin kota terhadap pengguna yang tidak seimbang (1:253,5) serta tidak adanya pelatihan formal. Keamanan data menjadi isu utama (9 references) karena sistem pernah mengalami serangan cyberakibat lisensi firewall yang habis. Faktor penghambat bersifat multidimensi meliputi rendahnya kesadaran ASN, keterbatasan literasi digital pegawai senior, stabilitas sistem yang sering terganggu, serta minimnya sosialisasi terstruktur. Upaya BKPSDM masih terbatas pada koordinasi teknis, imbauan, dan sosialisasi pengenalan sistem. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan penambahan jumlah pengelola, pelatihan teknis berkelanjutan, penguatan keamanan sistem, peningkatan kapasitas server, program pelatihan praktis bagi ASN senior, serta integrasi SIMAK dengan e-TPP untuk menciptakan konsekuensi nyata bagi ASN yang lalai. Kata Kunci: Optimalisasi; SIMAK; Smart Government; DeLone & McLean; BKPSDM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 20 Jun 2026 08:13 |
| Last Modified: | 20 Jun 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


