Claurifsa, Meiril and Kawuryan, Megandaru W. (2026) MANAJEMEN PENANGANAN BERITA HOAKS DI MEDIA SOSIAL OLEH BIDANG INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK DISKOMINFO KABUPATEN MAMASA. Diploma thesis, institut pemerintahan dalam negeri.
|
Text
33.1014_Meiril Claurifsa_Manajemen Penanganan Berita Hoaks di Media Sosial Oleh Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Mamasa.pdf Download (426kB) |
Abstract
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian/ Research GAP): Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat mengakses dan menyebarkan informasi. Penelitian ini berfokus pada penanganan hoaks oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mamasa sebagai upaya menjaga kualitas informasi publik di era digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model 4C dalam strategi penanganan berita hoaks di media sosial oleh Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Mamasa, faktor pendukung dan penghambatnya, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hoaks. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (8 informan), observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan kerangka Model 4C Chris Heuer yang diterapkan dalam konteks penanganan hoaks. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan bahwa Bidang IKP Diskominfo Mamasa telah menerapkan penanganan hoaks melalui empat dimensi: (1) Context—deteksi isu dan strategi narasi perimbangan; (2) Communication—pemantauan proaktif dan klarifikasi; (3) Collaboration—koordinasi internal, kerja sama lintas OPD, dan kemitraan dengan sekitar 40 media; dan (4) Connection—pemanfaatan media sosial resmi dan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Namun, pelaksanaannya belum optimal akibat keterbatasan SDM, infrastruktur digital yang belum merata, rendahnya literasi digital masyarakat (skor IMDI 41,75), serta koordinasi lintas OPD yang belum maksimal. Kesimpulan: Penanganan hoaks oleh Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Mamasa telah dilaksanakan melalui berbagai upaya, namun belum sepenuhnya optimal. Disarankan untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta melaksanakan edukasi literasi digital secara berkelanjutan kepada masyarakat. Kata Kunci: Diskominfo Mamasa, E-Government, Hoaks, Komunikasi Publik, Media Sosial,
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Campus > IPDN Kampus Jatinangor |
| Depositing User: | Fakaultas Manajemen Pemerintahan |
| Date Deposited: | 20 Jun 2026 07:41 |
| Last Modified: | 20 Jun 2026 07:41 |
| URI: | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/26467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


