IMPLEMENTASI SP4N-LAPOR DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN

Ningsih, Aryati (2023) IMPLEMENTASI SP4N-LAPOR DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN. Other thesis, IPDN.

[img] Text
Aryati Ningsih_30.1180_IMPLEMENTASI SP4N-LAPOR DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN.pdf

Download (392kB)

Abstract

ABSTRACT Problem Statement/Background (GAP): Implementation of Public Services by the Government to the public is realized through an online complaint service that is integrated nationally in the SP4N-Lapor Program. Online complaints through LAPOR are implemented in North Luwu Regency where complaints are submitted through websites and applications so that they can reach all levels of society. However, in the realization of this program, not all people in North Luwu Regency took advantage of the LAPOR application and preferred to submit complaints directly to the relevant office. Factors that influence the community's response are due to public opinion that considers the LAPOR application difficult to use or not User Friendly and the lack of socialization regarding LAPOR to the public. Purpose: This study aims to analyze how the implementation of the People's Online Aspirations and Complaint Service (LAPOR) as an online complaint service for the community in North Luwu Regency. Method: This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques by interviews, observation and documentation. Research also uses triangulation techniques to check the validity of the data obtained. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation and drawing conclusions. Results/Findings: The research results are based on the theory of application through three elements, namely the implemented program, the target group, and the implementation. The results show that the implementation of the People's Online Aspiration and Complaint Service (LAPOR) has been carried out even though the community has not fully utilized it due to several factors such as: 1) LAPOR socialization is still lacking; 2) People who are less responsive; 3) Government officials who are less responsive; and 4) Network Quality and LAPOR application errors. As a solution to overcome the Kominfo-SP Office of North Luwu Regency has launched, among others: 1) Plans to Organize Socialization of LAPOR Applications; 2) Network System Repair; and 3) Improving the performance of government officials. Conclusion: So that the implementation of LAPOR in North Luwu Regency has been well managed by the Communication and Informatics Office of North Luwu Regency but has not been fully utilized by the community. Factors inhibiting the implementation of LAPOR include lack of socialization and a less responsive community. The solution to overcoming existing obstacles is to intensify socialization and network improvement programs in North Luwu District. Keywords: Implementation, Complaint Service, LAPOR ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh Pemerintah kepada masyarakat salah satunya diwujudkan melalui pelayanan pengaduan online yang di integrasikan secara Nasional dalam Program SP4N-Lapor. Pengaduan online melalui LAPOR di implementasikan di Kabupaten Luwu Utara dimana aduan disampaikan melalui website maupun aplikasi sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Namun, dalam realisasi program tersebut tidak semua masyarakat Kabupaten Luwu Utara memanfaatkan aplikasi LAPOR dan lebih memilih langsung menyampaikan aduan langsung kepada dinas yang bersangkutan. Faktor yang mempengaruhi respon masyarakat tersebut dikarenakan opini masyarakat yang menganggap aplikasi LAPOR sulit digunakan atau tidak User Friendly dan kurangnya sosialisasi mengenai LAPOR kepada masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Implementasi dari Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) sebagai layanan pengaduan online bagi masyarakat di Kabupaten Luwu Utara.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Penelitian juga menggunakan teknik Triangulasi untuk memeriksa keabsahan data yang diperoleh. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian didasarkan pada teori penerapan melalui tiga unsur yaitu Program yang dilaksanakan, Kelompok target, dan Pelaksanaan. Adapun hasil menunjukkan bahwa implementasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) sudah terlaksana meskipun masyarakat masih belum sepenuhnya memanfaatkan dikarenakan beberapa faktor seperti: 1) Sosialisasi LAPOR yang masih kurang; 2) Masyarakat yang kurang responsive; 3) Perangkat Pemerintahan yang kurang tanggap; dan 4) Kualitas Jaringan dan aplikasi LAPOR yang error.Sebagai solusi mengatasi Dinas Kominfo-SP Kabupaten Luwu Utara mencanangkan diantaranya: 1) Rencana Penyelenggaraan Sosialisasi Aplikasi LAPOR; 2) Perbaikan Sistem Jaringan; dan 3) Perbaikan Kinerja Aparat pemerintahan. Kesimpulan: Sehingga implementasi LAPOR di Kabupaten Luwu Utara sudah dikelola dengan baik oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Luwu Utara namun belum dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat. Faktor penghambat implementasi LAPOR diantaranya sosialisasi yang kurang dan masyarakat yang kurang responsive. Solusi untuk mengatasi hambatan yang ada ialah dengan menggencarkan program sosialisasi dan perbaikan jaringan di Kabupaten Luwu Utara. Kata Kunci: Implementasi, Layanan Pengaduan, LAPOR

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan FMP
Date Deposited: 20 Jul 2023 03:54
Last Modified: 20 Jul 2023 03:54
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14801

Actions (login required)

View Item View Item