STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KOTA TASIKMALAYA

fernandi, muhammad dimas (2023) STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, institut pemerintahan dalam negeri.

[img]
Preview
Text
MUHAMMAD DIMAS FERNANDI_30.0561_STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KOTA TASIKMALAYA (1).pdf

Download (394kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT Problem Statement/Background (GAP): The author focuses on the problem of population that continues to increase along with population growth. India is the fourth most populous country after China, India, and the United States. Purpose: The purpose of this study is to determine the enabling and inhibiting factors and government strategies to reduce maternal and child mortality, to be used as a reference in policy implementation for the implementation of optimal public health to realize a prosperous society. Method: The research method used is descriptive qualitative research and with data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Result: From the research conducted by the author, the results obtained are Infant Mortality Rate (IMR) and Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the most important metrics to assess the health status of a city/district. Therefore, maximum efforts are needed from the government to reduce infant and maternal mortality rates. Indonesia is still very minimal in achieving a healthy Indonesia and is still far from achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). Maternal and child mortality is one of the state's duties, because mothers and children are citizens who must be protected. Mothers are the generation of change and babies are the seeds of the next generation that bring change, sometimes with the interest of improving the quality of life of the community in terms of health. If maternal and child mortality rates are allowed to increase and the Tasikmalaya City Government does not pay special attention, the result will be a decline in social welfare and economic development. Conclusion: The program to reduce MMR and IMR in quantity has been fulfilled, meaning that the government's strategy in reducing MMR and IMR has been realized by the Health Office, but there needs to be an evaluation in terms of the quality of services which still has many shortcomings in terms of human resources and external factors. Keywords: Strategy, Decline, Mother’s Death, Infant Death ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang kependudukan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. india adalah negara terpadat keempat setelah China, India, dan Amerika Serikat Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pemungkin dan penghambat serta strategi pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan kebijakan agar terselenggaranya kesehatan masyarakat yang optimal untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu metrik yang sangat penting untuk menilai status kesehatan suatu kota/kabupaten. Oleh karena itu, diperlukan upaya maksimal dari pemerintah untuk menurunkan angka kematian bayi dan ibu. Indonesia masih sangat minim dalam tercapainya Indonesia yang sehat dan masih jauh dalam tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs). Kematian ibu dan anak merupakan salah satu tugas negara, karena ibu dan anak adalah warga negara yang harus dilindungi. Ibu adalah generasi pengubah dan bayi adalah benih generasi penerus bangsa yang membawa perubahan, terkadang dengan kepentingan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari segi kesehatan. Jika angka kematian ibu dan anak dibiarkan meningkat dan Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak mendapat perhatian khusus, akibatnya adalah penurunan kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi. Kesimpulan: Program penurunan AKI dan AKB secara kuantitas sudah terpenuhi artinya strategi pemerintah dalam penurunan AKI dan AKB sudah banyak direalisasikan oleh Dinas Kesehatan namun perlu adanya evaluasi dari segi kualitas pelayanan yang masih banyak kekurangan dari segi SDM maupun dari faktor eksternal. Kata kunci: Strategi, Penurunan, Kematian Ibu, Kematian Bayi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Studi Kependudukan dan Catatan Sipil FPM
Date Deposited: 07 Jul 2023 06:53
Last Modified: 07 Jul 2023 06:53
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14437

Actions (login required)

View Item View Item