PELAYANAN QR-CODE DALAM PENERBITAN KARTU KELUARGA OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH

Raisza, Resza Mega (2023) PELAYANAN QR-CODE DALAM PENERBITAN KARTU KELUARGA OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH. Other thesis, IPDN.

[img]
Preview
Text
RESZA MEGA RAISZA_30.1263_PELAYANAN QR-CODE DALAM PENERBITAN KARTU KELUARGA OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH.pdf

Download (757kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Kota Palu adalah salah satu kota yang memiliki jumlah penduduk yang padat di Provinsi Sulawesi Tengah dan menimbulkan permasalahan. Permasalahan tersebut yakni dalam pencapaian tertib adminitrasi. Masih banyak penduduk yang belum sadar akan pentingnya dokumen kependudukan terutama Kartu Keluarga. Kartu Keluarga merupakan dokumen kependudukan yang dibuat untuk mencatat anggota keluarga serta identitas keluarga dan menjadi syarat dalam penerbitan dokumen lain. Tanda Tangan Elektronik atau QR-Code adalah inovasi dalam percepatan dokumen kependudukan yang memiliki tujuan agar dapat mengefisiensikan pembuatan dokumen kependudukan tanpa harus bertatap muka. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui pelayanan QR-Code dalam penerbitan Kartu Keluarga oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, dan untuk mengetahui hambatan serta upaya mengatasi hambatan dalam pelayanan penerbitan kartu keluarga menggunakan QR-Code atau Tanda Tangan Elektronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori Zeithaml dalam Ismail Nurdin yang menyebutkan 5 dimensi kualitas pelayanan, yaitu: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty. Berdasarkan hasil penelitian dari lima indikator pelayanan publik, masih ditemukan hambatan dalam pelaksanaan yaitu koneksi jaringan dan server pusat yang tidak stabil, kurangnya SDM yang handal dalam IT, kurangnya fasilitas dalam menunjang pelaksanaan pelayanan Tanda Tangan Elektronik atau QR-Code. Berdasarkan hal tersebut peneliti memberikan saran kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu diharapkan dapat Melakukan pembaruan sistem jaringan server dengan bekerja sama kepada pihak Dinas Komunikasi dan Informatika ataupun dengan pihak telkomsel serta berkoodinasi kepada pihak server pusat terkait terjadinya down server, Melakukan pengajuan permintaan formasi pegawai baik pegawai honorer maupun PNS. Menambah jumlah fasilitas sarana dan prasarana dengan cara mengajukan permohonan penambahan fasilitas kepada pemerintah daerah. Kata Kunci : Kartu Keluarga, Pelayanan, QR-Code atau Tanda Tangan Elektonik ABSTRACT Palu City is one of the cities that has a dense population in Central Sulawesi Province and causes problems. The problem is in the achievement of orderly administration. There are still many residents who are not aware of the importance of residence documents, especially Family Cards. Family Card is a residence document made to record family members and family identity and is a requirement in the issuance of other documents. Electronic Signature or QR-Code is an innovation in accelerating population documents that aims to be able to streamline the creation of population documents without having to meet face to face. This study was used to determine the QR-Code services in the issuance of Family Cards by the Population and Civil Registration Office of Palu City, Central Sulawesi Province, and to determine obstacles and efforts to overcome obstacles of family card issuance services using QR-Code or Electronic Signature. This research uses qualitative descriptive research method with an inductive approach. Data collection techniques used are through interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and then conclusions. The theory used to analyze is the theory of Zeithaml in Ismail Nurdin which mentions 5 dimensions of service quality, namely: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. Based on the results of research from five public service indicators, there are still obstacles in implementation, namely unstable network connections and central servers, lack of reliable human resources in IT, lack of facilities to support the implementation of Electronic Signature or QR-Code services. Based on this, researchers provide advice to the Population and Civil Registration Office of Palu City, it is expected to be able to update the server network system by collaborating with the Communication and Information Agency or with Telkomsel and coordinating with the central server regarding the occurrence of server downs, submitting requests for employee formation, both honorary employees and civil servants. Increase the number of facilities and infrastructure by submitting an application for additional facilities to the local government. Keywords: Family Card, Service, QR-Code or Electronic Signature

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Goverment Management > Demography and Civil Registration Studies
Depositing User: Studi Kependudukan dan Catatan Sipil FPM
Date Deposited: 29 May 2023 03:52
Last Modified: 29 May 2023 03:52
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13064

Actions (login required)

View Item View Item