Implementasi Kebijakan Work From Home Pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat

Utomo, Andrew Bagus Priyo (2022) Implementasi Kebijakan Work From Home Pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

This is the latest version of this item.

[img] Text
RINGKASAN SKRIPSI ANDREW BAGUS PRIYO UTOMO.pdf

Download (148kB)

Abstract

Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan terkait pelayanan yang diberikan DPMPTSP Kabupaten Manokwari kepada masyarakat antara lain kurangnya sosialisasi dalam mengatasi permasalah di masa pandemi coronavirus disease 19 serta kurangnya inovasi yang dilakukan oleh pemerintah guna mempermudah akses dan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi Kebijakan Work From Home (WFH) di Masa Pandemi Coronavirus Disease 19 dalam Pelayanan Masyarakat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manokwari beserta dengan faktor penghambat dan pendukung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dengan perspektif teori implementasi kebijakan menurut Edwards III. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam melakukan pengumpulan data kualitatif, penulis melakukan wawancara secara mendalam terhadap 8 orang informan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini adalah penyampaian informasi yang dilakukan kepada masyarakat masih kurang serta kurangnya fasilitas pendukung dalam pelaksanaan pelayanan perizinan dan juga penanaman modal. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Work From Home yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu belum optimal. Melihat masih adanya indikator yang belum tercapai maksimal, yaitu dimensi komunikasi dan sumber daya. Faktor yang menjadi penghambat yaitu kurangnya fasilitas pendukung dalam pelaksanaan pelayanan perizinan dan juga penanaman modal, kurangnya tenaga ahli di setiap bidang di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Adapun faktor pendukung yaitu adanya semangat atau motivasi yang tinggi yang dimiliki oleh pegawai yang berada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang tetap bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tidak tutup mata dalam membantu dan mengotrol bawahannya dalam pelayanan perizinan dan penanaman modal yang dilakukan pada saat sebelum pandemi dan bahkan pada masa pandemi Covid-19.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Campus > IPDN Kampus Jatinangor
Depositing User: Kebijakan Publik FPP
Date Deposited: 26 Jul 2022 06:14
Last Modified: 26 Jul 2022 06:14
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/11739

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item