PERAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGANAN SAMPAH DAN KEBERSIHAN MELALUI KERJASAMA DENGAN PERUSAHAAN DAERAH BINTUNI MAJU MANDIRI DI KABUPATEN TELUK BINTUNI

JARANGGA, YNIGO ORTIZ RIVALDO (2022) PERAN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DALAM PENANGANAN SAMPAH DAN KEBERSIHAN MELALUI KERJASAMA DENGAN PERUSAHAAN DAERAH BINTUNI MAJU MANDIRI DI KABUPATEN TELUK BINTUNI. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
REPOSITORY.pdf

Download (171kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT Problem/Background (GAP): Teluk Bintuni Regency with a population that continues to increase every year. The increase in the volume of waste with large population consumption is proportional to this. Waste management in the city environment, namely the people of Teluk Bintuni Regency, has not been running as expected. Purpose : The purpose of the research is to find out how the role of the Department of Public Works and Spatial Planning in Teluk Bintuni Regency cooperates with the Bintuni Maju Mandiri Regional Company in handling and dealing with the obstacles encountered in the waste handling process as well as the efforts that have been made by both parties in dealing with these obstacles. existing obstacles in the handling of waste in Teluk Bintuni Regency, West Papua Province. Methods: In the implementation of this government applied research, the author uses the theory in this study is the theory of Soejono Soekanto descriptive qualitative with an inductive approach. Data collection techniques carried out by the author is by conducting observations, interviews and documentation. The author uses data analysis techniques by reducing data, presenting data and drawing conclusions. Results/Findings: Based on the observations made by the author, it can be concluded that the role of the Department of Public Works and Spatial Planning in Teluk Bintuni Regency (as the first party) cooperates with the Bintuni Maju Mandiri Regional Company (second party) in the stage of handling waste in the city environment. namely the people of Teluk Bintuni Regency have not run as expected. There are temporary garbage dumps, but vehicles such as garbage trucks are no longer suitable for use in collecting waste because they are limited, and there are also garbage trucks that are no longer feasible to operate. Likewise with other obstacles, such as the lack of facilities and infrastructure provided by the government and the level of awareness of the people of Teluk Bintuni Regency. The advice given by the authors in this study is a great hope for people who care about the environment to the Teluk Bintuni Regency government through collaboration and also a performance agreement (Memorandum Of Understanding) or MOU made in this case the Department of Public Works and Spatial Planning. (as the first party) and the Bintuni Maju Mandiri Regional Company (second party) not only handle waste (collecting garbage and throwing it in the TPA) or still in the conventional way but also by managing waste (waste is managed so that it becomes something that can be utilized). Conclusion: Based on the observations made by the author, it can be concluded that the role of the Department of Public Works and Spatial Planning in Teluk Bintuni Regency (as the first party) cooperates with the Bintuni Maju Mandiri Regional Company (the second party) in the stage of handling waste in the city environment, namely the community. Teluk Bintuni Regency has not run as expected. Keywords: The role of the PUPR Service and the Bintuni Maju Mandiri Regional Company, handling, waste management, environmental cleanliness ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Teluk Bintuni dengan jumlah populasi penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan volume sampah dengan konsumsi penduduk yang besar sebanding dengan hal tersebut. penanganan sampah di lingkungan kota yakni masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni belum berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Tujuan: Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana peran Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Teluk Bintuni bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri dalam penanganan dan kendala yang dihadapi dalam proses penanganan sampah serta upaya yang telah dilakukan kedua belah pihak dalam menangani kendala-kendala yang ada pada penanganan sampah di kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat. Metode: Pada pelaksanaan riset terapan pemerintahan ini, penulis menggunakan Teori dalam penelitian ini adalah teori dari Soejono Soekanto Kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penulis melakukan teknik analisis data dengan cara melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa peran Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Teluk Bintuni (sebagai pihak pertama) bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri (pihak kedua) dalam tahapan penanganan sampah di lingkungan kota yakni masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni belum berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Adanya tempat pembuangan sampah sementara, tetapi pada kendaraan seperti truk sampah yang sudah tidak mendukung untuk digunakan dalam mengumpulkan sampah karena terbatas, dan ada pula truk sampah tidak layak lagi untuk beroperasi. Begitu pula dengan kendala-kendala lainnya, seperti kurangnya sarana dan prasarana yang diberikan oleh pemerintah dan tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni. Saran yang diberikan dari penulis dalam penelitian ini, menjadi harapan besar bagi orang yang peduli terhadap lingkungan kepada pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui kerjasama yang dilakukan dan juga perjanjian kinerja (Memorandum Of Understanding) atau MOU yang dilakukan dalam hal ini Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (sebagai pihak pertama) dan Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri (pihak kedua) bukan hanya melakukan penanganan sampah (pengumpulkan sampah dan membuang di TPA) atau masih dengan cara konvensional tetapi juga dengan pengelolahan sampah (sampah dikelola sehingga menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan). Kesimpulan : Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa peran Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Teluk Bintuni (sebagai pihak pertama) bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri (pihak kedua) dalam tahapan penanganan sampah di lingkungan kota yakni masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni belum berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Kata Kunci: Peran Dinas PUPR dan Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri, penanganan, pengelolahan sampah, kebersihan lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Goverment Management > Local Government Administration
Depositing User: Administrasi Pemerintahan Daerah FMP
Date Deposited: 01 Jul 2022 07:27
Last Modified: 01 Jul 2022 07:27
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/10568

Actions (login required)

View Item View Item