IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SORONG NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME DI KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT

Milandy, Eric Diki (2022) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SORONG NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME DI KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT. Diploma thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

[img]
Preview
Text
ERIC DIKI MILANDY_B4_29.1873_REPOSITORY.pdf

Download (181kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan yang sulit dihadapi hingga saat ini yaitu masalah berkembangnya virus HIV dan AIDS di Kabupaten Sorong, yang mana terus terjadi peningkatan terhadap penderita dari virus HIV dan AIDS di Kabupaten Sorong. Maka dari itu Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong mengeluarkan Peraturan Daerah megenai pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Sorong. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sorong Nomor 2 tahun 2016 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sorong khususnya di Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, Disamping itu juga untuk mengetahui kendala apa saja yang muncul dalam implementasi dan upaya apa yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sumber data yang digunakan adalah informan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Teori Van Meter dan Van Horn dari indikator yang terdapat dalam dimensi standar dan sasaran Kebijakan, sumber daya, komunikasi antar badan pelaksana, karakteristik badan pelaksana, lingkungan sosial, politik dan ekonomi, dan sikap pelaksana yaitu terjadinya pengurangan anggaran dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS karena terjadinya realokasi anggaran dan kurangnya dukungan dari masyarakat. Upaya yang telah dilakukan adalah dengan melakukan Perencanaan yang Matang Mengenai Anggaran untuk Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dan juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai HIV/AIDS. Kesimpulan: Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dapat dikatakan belum berjalan dengan optimal ditandai dengan jumlah penderita HIV dan AIDS di Kabupaten Sorong yang mengalami peningkatan di Tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis yang peneliti lakukan dengan teori Van Meter dan Van Horn, menemukan satu dimensi yang menjadi penyebab Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS belum berjalan dengan optimal yaitu dimensi sumber daya yang terdiri dari indikator sumber daya anggaran, terjadinya pengurangan anggaran di Tahun 2021, dikarenakan terjadinya realokasi anggaran, yang mana di Tahun 2020 anggaran lebih banyak dikeluarkan dan difokuskan untuk kegiatan penanganan pandemi virus COVID-19, sehingga anggaran yang didapatkan di Tahun 2021 itu menjadi terbatas. Kata Kunci: Implementasi Peraturan Daerah, Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Politics and Government > Public Policy Studies
Depositing User: Kebijakan Publik FPP
Date Deposited: 28 Jun 2022 08:26
Last Modified: 28 Jun 2022 08:26
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/10308

Actions (login required)

View Item View Item