PEMBERDAYAAN PENGRAJIN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) ANYAMAN PURUN OLEH DINAS KOPERASI UKM DAN TENAGA KERJA DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Lubuk, Jalu Azam (2022) PEMBERDAYAAN PENGRAJIN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) ANYAMAN PURUN OLEH DINAS KOPERASI UKM DAN TENAGA KERJA DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Diploma thesis, INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI.

[img]
Preview
Text
REPOSITORY Jalu.pdf

Download (278kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Industri Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerajinan anyaman purun merupakan salah satu UMKM unggulan di Kota Banjarbaru, dalam proses perkembangan UMKM maka timbul pula beberapa masalah dalam pelaksanaan pemberdayaan UMKM anyaman purun. Dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja memiliki kewajiban dalam menangani Usaha Mikro Kecil dan Menengah kerajinan anyaman purun dan memiliki program pembinaan, promosi, pendampingan usaha dan pemasarannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pemberdayaan UMKM kerajinan anyaman purun oleh Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja.. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Hasil/Temuan: Hasil analisis menunjukan bahwa pemberdayaan UMKM anyaman purun yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru sudah dilaksanakan dan berjalan dengan baik namun belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari tingginya tingkat partisipasi masyarakat yang aktif dalam setiap kegiatan sedangkan untuk dimensi dukungan permodalan dalam memfasilitasi UMKM anyaman purun dan dimensi pemberdayaan manusia belum berjalan dengan maksimal. Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin anyaman purun ini secara umum sudah baik, namun antara satu kelompok pengrajin dengan pengrajin yang lain tidak semuanya sama rata dalam hal keterampilan dan skillnya, Dalam hal bina usaha, terutama yang berkaitan dalam pengembangan usaha dan pasar, pemasaran dan promosi hasil kerajinan masih dilakukan dari mulut ke mulut, Whatsapp, dan IG. Meskipun begitu, ada juga pameran yang dilakukan oleh pemerintah Kota Banjarbaru dalam mempromosikan hasil kerajinan UKM, Dari empat kelompok yang ada di Kampung Purun, satu kelompok yang sudah memiliki badan hukum dan koperasi, yaitu kelompok Al Firdaus. Sedangkan kelompok lain belum ada. Koperasi bagi anggota baru dimiliki oleh pengrajin Al Firdaus dan Galoeh Cempaka, Pengelolaan limbah masih dilaksanakan secara swadaya dan tidak terlalu diolah oleh pengrajin, karena keyakinan mereka, limbah yang dibuang tidak terlalu berpengaruh dengan lingkungan sekitar. Kata Kunci : Pemberdayaan, Kerajinan Anyaman Purun, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Politics and Government > Community Economic and Rural Development
Depositing User: Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat FPP
Date Deposited: 01 Jul 2022 06:34
Last Modified: 01 Jul 2022 06:34
URI: http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/10250

Actions (login required)

View Item View Item